Jumlah penduduk Bangka Tengah yang berkurang menjadi topik permasalahan pada rapat kerja penyusunan penataan Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Anggota DPRD Bangka Tengah tahun 2019

" />

BAGAIMANA CARA MENDAFTAR

1 Login atau daftar sebagai partisipan.
2 Catat kode pendaftaran anda.
3Datang dalam kegiatan kami.

Jika masih ada yan ingin anda tanyakan hubungi email kami di info@website.com . Terimakasih!

KETERANGAN

Kode Pendaftaran anda
dapat ditukar dengan
Kaos dan Merchandise menarik!

LUPA PASSWORD?

Daerah Pemilihan (Dapil) di Bangka Tengah tetap tetapi jumlah penduduknya berkurang.

Kamis, 30 November 2017

Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kab. Bangka Tengah dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangka Tengah, Pittor (batik hijau) membahas Dapil di Bangka Tengah

Koba, kpu-bangkatengahkab.go.id -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah melaksanakan rapat kerja  penyusunan penataan Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pemilihan Anggota DPRD Bangka Tengah tahun 2019, kamis (30/11) di ruang rapat KPU Kabupaten Bangka Tengah. Pada rapat kerja ini dihadiri oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Pengurus Partai Politik, Bawaslu Bangka Tengah dan Kepolisian.

“Jumlah Dapil di Bangka Tengah tidak mengalami perubahan yaitu tetap tiga dapil sama pada Dapil  Pemilu 2014 kemarin dengan rincian Bangka Tengah 1 untuk Kecamatan Koba dan Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah 2 untuk Kecamatan Sungai Selan dan Kecamatan Simpang Katis, dan Bangka Tengah 3 untuk Kecamatan Pangkalan Baru dan Kecamatan Namang” jelas Suryansyah Ketua KPU Kabupaten Bangka Tengah dan juga Divisi Teknis.

Walaupun Dapil tidak mengalami perubahan tetapi jumlah penduduk di Bangka Tengah mengalami penurunan dan tidak mengurangi jumlah kursi anggota DPRD pada Pemilu 2019 nanti.

“Berdasarkan Jumlah penduduk Bangka Tengah pada Pemilu 2014 kemarin sebanyak 180.222 dan berdasarkan DAK (Data Agregat Kependudukan) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangka Tengah menjadi 175.064, dan tetap jumlah alokasi kursi Anggota DPRD Pemilu 2019 nanti 25 dikarenakan berdasarkan Pasal 191 ayat (2) UU No. 7 Th. 2017 jumlah penduduk dari 100.001 s.d 200.000 alokasi kursinya sebanyak 25.”, ungkap Surya.

Dari penjelasan Surya tentang  berkurangnya jumlah penduduk di Bangka Tengah, membuat peserta rapat dari Partai Politik memberikan pertanyaan dan pendapat terkati data kependudukan tersebut, seperti dari Edi Purwanto dari PDI-Perjuangan.

“Mengapa data penduduk Bangka Tengah mengalami penurunan dari 180.222 menjadi 175.064 dari rentang waktu  tiga tahun yaitu 2014 pada pemilu kemarin hingga tahun 2017 ini, mohon penjelasannya dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangka Tengah?” Tanya Edi Purwanto yang juga menjabat Anggota DPRD Bangka Tengah periode 2014-2019.

Kemudian Pittor, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bangka Tengah menjawab pertanyaan dari Edi Purwato terkait data berkurangnya jumlah penduduk Bangka Tengah.

“Jumlah penduduk Bangka Tengah dari tahun 2014 hingga 2017 ini dikarenakan kami telah menghapus beberapa data ganda penduduk, seperti kita ketahui satu orang penduduk bisa mempunyai beberapa KTP, dan sekarang dengan adanya KTP-EL kami bisa mendeteksi data ganda seseorang, jika penduduk tersebut terdata di Bangka Tengah dan datanya juga di Kabupaten lain di pulau Jawa misalnya, dan setelah ditelusuri ternyata yang bersangkutan memang warga tersebut tinggal di pulau Jawa. Otomatis data penduduknya di Bangka Tengah dihapus, ini yang membuat berkurangnya jumlah data penduduk di Bangka Tengah” jelas Pittor.

Pittor juga menambahkan terkait banyaknya warga yang belum merekam data kependudukannya yang menyebabkan penduduk tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilkada maupun Pemilu.

“Pilkada dan pemilu wajib terdaftar dalam KTP-EL atau surat keterangan dari Disdukcapil, itu sebabnya banyak penduduk yang tidak bisa menggunakan hak suaranya, untuk itu mari kita bersama-sama baik dari KPU maupu parpol mengajak masyarakat untuk mengurus data kependudukannya, kami siap membantu”. tambahnya. (c2p)

BERITA LAIN

Indeks Berita -
TOP